Selasa, November 6

Best Woman In Heaven



Judul : Best Woman in Heaven; Menjadi Wanita yang Didambakan Surga
Penulis : Dr. Mustafa Murad
Penerjemah : Ahmad Rusdi Wahab
Penerbit : Embun Publishing
Tahun : 2008

Review
Wahai saudariku, buku yang ada dalam genggaman tanganmu ini merupakan kabar gembira bagimu. Berbahagalah engkau, karena Allah menjadikan mukminah kelak di surga lebih cantik dan lebih mulia kedudukannya daripada bidadari. Wanita yang beriman ibarat ratu yang berkuasa, sedangkan bidadari adalah pelayan yang taat kepada tuannya. Sebab, tidak mungkin sama, antara orang yang melakukan mujahadah dan bersusah payah di dunia, dengan bidadari yang diciptakan khusus untuk di surga tanpa bersusah payah, tidak mengalami musibah, dan tidak menerima cobaan.
Apabila egkau bertanya tentang ruoa bidadari, mereka seperti bintang-bintang yang gemerlapan, yang mengalir di tubuhnya darah remaja. Pipinya merah seperti bunga mawar dan buah apel. Giginya seperti mutiara tersusun. Kulitnya lembut dan mulus. Kecantikan wajahnya seperti matahari yang mengelilinginya. Senyumnya mengeluarkan cahaya. Apabila engau berbicara dengannya, engkau seperti berbicara dengan kekasihmu, dengan mesra dan lembut. Kemullusan wajahnya seperti cermin. Sumsumnya dapat terlihat dari balik dagingnya, seakan-akan tidak ditutupi kulit, daging, dan pakaian.
Apabila mereka turun ke dunia, seluruh dunia akan menjadi harum. Seluruh makhluk di dunia akan mengumandangkan tahlil, takbir, dan tasbih atas kecantikan dan kesempurnaan dirinya. Seluruh mata akan tertuju kepadanya dan tidak menghiraukan segala sesuatu yang ada disekitarnya. Dia akan memantulkan cahaya matahari seperti bintang-bintang yang memantulkan cahaya darinya. Bagaimana dengan rupamu disurga, wahai saudariku ? Tentu, jauh lebih cantik dari bidadari.
Wahai saudariku, mari kita simak kisah-kisah teladan dalam buku ini. Kisah dari perempuan-perempuan yang mendapatkan kemuliaan di sisi Allah dan mendapat kabar gembira (jaminan surga) dari Rasulullah saw. dengan harapan agar kita dapat mengikuti jejak-jejak mereka.


Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar

TwitterFacebookGoogle PlusLinkedInRSS FeedEmail

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Coupons